Penyakit Glaucoma/glaukoma, akhir-akhir ini penyakit mata sering menyerang warga didesaku. Setelah diadakannya penyuluhan mengenai macam-macam penyakit mata, baru kami mengetahui bahwasannya beberapa gejala yang kami alami yaitu menuju pada penyakit Glaucoma/glaukoma.
Penyakit Glaucoma atau disebut juga penyakit mata Glaukoma merupakan penyakit yang dapat mengakibatkan seseorang yang menderitanya mengalami gangguan pada penglihatan, dan bahkan dapat mengalami kebutaan bila dibiarkan saja. Berhati-hatilah karena penyakit Glaucoma dapat menyerang siapa saja dan kapan saja.
Penyakit Glaucoma adalah penyakit yang menyerang saraf optik dan mengakibatkan kerusakan secara fungsional maupun tampilan anatomi pada organ mata. Penderita glaukoma akan mengalami kerusakan secara fungsional pada mata yaitu mengalami penyempitan pandangan dan kerusakan tampilan anatomi berupa bertambahnya cekungan di saraf optik.
Penyakit ini sangat sering kali tidak disadari oleh para penderitanya, para penderita menganggap bahwa mereka hanya sedang mengalami infeksi mata biasa, sehingga para penderita sering terlambat dalam memeriksakan kondisi matanya yang sudah terlanjur parah. Kejadian seperti ini sudah sering terjadi bahkan diperkirakan mencapai 50% jumlah penderita yang tidak sadar terjangkit penyakit ini, sampai mereka mengalami kerusakan mata yang parah dan penyakit ini menjadi perinkat ke 2 yang mengakibatkan kebutaan.
Penyebab penyakit ini adalah meningkatnya tekanan pada bola mata yang ada di dalam mata (tekanan intraokular), baik akibat produksi cairan mata yang berlebihan, maupun akibat terhalangnya saluran pembuangan cairan tersebut. Tekanan di dalam mata ini dapat merusak serabut saraf retina atau jaringan saraf yang melapisi bagian belakang mata, dan juga saraf optik yang berfungsi menghubungkan mata ke otak. Sampai saat ini, belum dapat diketahui dengan pasti kenapa produksi cairan mata bisa berlebihan seperti itu dan belum diketahui jelas kenapa saluran pembuangannya bisa tersumbat.
• Anda mengalami miopia atau rabun jauh.
• Nyeri pada mata
Penyakit Glaucoma atau disebut juga penyakit mata Glaukoma merupakan penyakit yang dapat mengakibatkan seseorang yang menderitanya mengalami gangguan pada penglihatan, dan bahkan dapat mengalami kebutaan bila dibiarkan saja. Berhati-hatilah karena penyakit Glaucoma dapat menyerang siapa saja dan kapan saja.
Penyakit Glaucoma adalah penyakit yang menyerang saraf optik dan mengakibatkan kerusakan secara fungsional maupun tampilan anatomi pada organ mata. Penderita glaukoma akan mengalami kerusakan secara fungsional pada mata yaitu mengalami penyempitan pandangan dan kerusakan tampilan anatomi berupa bertambahnya cekungan di saraf optik.
Penyakit ini sangat sering kali tidak disadari oleh para penderitanya, para penderita menganggap bahwa mereka hanya sedang mengalami infeksi mata biasa, sehingga para penderita sering terlambat dalam memeriksakan kondisi matanya yang sudah terlanjur parah. Kejadian seperti ini sudah sering terjadi bahkan diperkirakan mencapai 50% jumlah penderita yang tidak sadar terjangkit penyakit ini, sampai mereka mengalami kerusakan mata yang parah dan penyakit ini menjadi perinkat ke 2 yang mengakibatkan kebutaan.
Penyebab Penyakit Glaucoma/Glaukoma
Penyebab penyakit ini adalah meningkatnya tekanan pada bola mata yang ada di dalam mata (tekanan intraokular), baik akibat produksi cairan mata yang berlebihan, maupun akibat terhalangnya saluran pembuangan cairan tersebut. Tekanan di dalam mata ini dapat merusak serabut saraf retina atau jaringan saraf yang melapisi bagian belakang mata, dan juga saraf optik yang berfungsi menghubungkan mata ke otak. Sampai saat ini, belum dapat diketahui dengan pasti kenapa produksi cairan mata bisa berlebihan seperti itu dan belum diketahui jelas kenapa saluran pembuangannya bisa tersumbat.
Faktor-Faktor dan gejala penyakit Glaucoma/glaukoma
Berikut ini adalah beberapa indikator dari faktor dan gejala penyakit glaucoma/glaukoma, dan jika ada beberapa indikator yang terdapat pada diri anda, sebaiknya anda melakukan tindakan preventif dengan periksa kedokter. Ciri-ciri dan gejala penyakit Glaucoma/Glaukoma, yaitu :• Anda mengalami miopia atau rabun jauh.
• Nyeri pada mata
• Sakit kepala
• Melihat bayangan lingkaran di sekeliling cahaya lampu
• Mata memerah
• Mual atau muntah
• Pandangan samar
• Penglihatan yang makin menyempit hingga pada akhirnya tidak dapat melihat obyek sama sekali
• Ada keluarga Anda yang menderita glaukoma.
• Tekanan bola mata tinggi (mata Anda cepat lelah).
• Anda menderita diabetes atau kencing manis.
• Anda menderita hipertensi atau tekanan darah tinggi.
• Migrain atau penyempitan pembuluh darah otak (sirkulasi darah buruk).
• Pernah mengalami kecelakaan/operasi pada mata sebelumnya.
• Menggunakan steroid (cortisone) dalam jangka waktu lama.
• Glaukoma primer : terjadi pada orang yang memiliki potensi mengalami glaukoma.
• Glaukoma sekunder : terjadi setelah ada penyebab yang mendahuluinya (misalnya memiliki gangguan vaskuler, hipertensi dan diabetes).
• Glaukoma sudut terbuka atau kronis (lambat): merupakan glaucoma yang paling umum terjadi. Dikarenakan terjadinya tekanan pada bola mata namun tidak terasa nyeri, tapi luas pandangan anda akan menyempit secara perlahan-lahan.
• Glaukoma sudut tertutup atau akut (tiba-tiba): merupakan glaucoma yang jarang terjadi. Dikarenakan terjadinya tekanan disudut bilik mata depan. Serangan glaucoma jenis ini menimbulkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan kebutaan permanen dengan cepat bila tidak segera diobati.
• Glaukoma kongenital: biasa terjadi pada saat kelahiran atau segera setelah kelahiran. Biasanya disebabkan oleh sistem saluran pembuangan cairan di dalam mata tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya tekanan bola mata meningkat terus dan menyebabkan pembesaran mata bayi, bagian depan mata berair dan berkabut dan peka terhadap cahaya.
• Periksa kesehatan mata secara teratur.
• Segera periksakan mata jika pandangan terasa kabur, remang dan sempit.
• Waspada jika memiliki penyakit hipertensi atau diabetes.
• Waspada jika di dalam keluarga ada yang memiliki riwayat penyakit ini.
• Jika divonis menderita glaukoma, harus disiplin berobat agar tidak menjadi buta.
• Jangan lupa memenuhi kebutuhan vitamin A dan selalu menjaga kesehatan mata.
• Melihat bayangan lingkaran di sekeliling cahaya lampu
• Mata memerah
• Mual atau muntah
• Pandangan samar
• Penglihatan yang makin menyempit hingga pada akhirnya tidak dapat melihat obyek sama sekali
• Ada keluarga Anda yang menderita glaukoma.
• Tekanan bola mata tinggi (mata Anda cepat lelah).
• Anda menderita diabetes atau kencing manis.
• Anda menderita hipertensi atau tekanan darah tinggi.
• Migrain atau penyempitan pembuluh darah otak (sirkulasi darah buruk).
• Pernah mengalami kecelakaan/operasi pada mata sebelumnya.
• Menggunakan steroid (cortisone) dalam jangka waktu lama.
Beberapa jenis penyakit Glaucoma/Glaukoma
Ada beberapa jenis/macam dari penyakit glaucoma/glaukoma yaitu :• Glaukoma primer : terjadi pada orang yang memiliki potensi mengalami glaukoma.
• Glaukoma sekunder : terjadi setelah ada penyebab yang mendahuluinya (misalnya memiliki gangguan vaskuler, hipertensi dan diabetes).
• Glaukoma sudut terbuka atau kronis (lambat): merupakan glaucoma yang paling umum terjadi. Dikarenakan terjadinya tekanan pada bola mata namun tidak terasa nyeri, tapi luas pandangan anda akan menyempit secara perlahan-lahan.
• Glaukoma sudut tertutup atau akut (tiba-tiba): merupakan glaucoma yang jarang terjadi. Dikarenakan terjadinya tekanan disudut bilik mata depan. Serangan glaucoma jenis ini menimbulkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan kebutaan permanen dengan cepat bila tidak segera diobati.
• Glaukoma kongenital: biasa terjadi pada saat kelahiran atau segera setelah kelahiran. Biasanya disebabkan oleh sistem saluran pembuangan cairan di dalam mata tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya tekanan bola mata meningkat terus dan menyebabkan pembesaran mata bayi, bagian depan mata berair dan berkabut dan peka terhadap cahaya.
Cara Pencegahan
Pencegahan yang dapat dilakukan agar mengurangi kemungkinan terjangkitnya penyakit glaucoma/glaukoma pada diri kita yaitu :• Periksa kesehatan mata secara teratur.
• Segera periksakan mata jika pandangan terasa kabur, remang dan sempit.
• Waspada jika memiliki penyakit hipertensi atau diabetes.
• Waspada jika di dalam keluarga ada yang memiliki riwayat penyakit ini.
• Jika divonis menderita glaukoma, harus disiplin berobat agar tidak menjadi buta.
• Jangan lupa memenuhi kebutuhan vitamin A dan selalu menjaga kesehatan mata.
Pengobatan glaukoma
Sangat penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter jika Anda mengalami penurunan daya lihat yang mungkin saja disebabkan oleh glaukoma. Kerusakan mata yang ditimbulkan oleh glaukoma tidak dapat diobati, namun tujuan pengobatan kondisi ini adalah untuk mengurangi tekanan intraokular pada mata dan mencegah meluasnya kerusakan pada mata. Secara umum, glaukoma bisa ditangani dengan obat tetes, obat-obatan yang diminum, terapi laser, serta prosedur operasi.
Komentar
Posting Komentar
Berikan saran dan komentar yang membangun dengan sopan